Asuka Luncurkan Head Unit Android yang Sanggup Bunuh Virus dan Deteksi CO2 di Mobil

iamautomodified.com, TANGERANG – Intersis Sejahtera Abadi yang menaungi brand Asuka Car TV memperkenalkan Head unit terbaru di GIIAS, Sabtu (13/08). Head unit ini dipercaya dapat mendeteksi CO2 serta sanggup membersihkan udara hingga partikel PM2.5 termasuk membunuh virus.
Albert Lim selaku direktur PT Intersis Sejahtera Abadi memaparkan, beberapa pabrikan kendaraan Jerman premium saat ini sudah mulai menggunakan CO2 Sensor demi keselamatan penumpang di dalam mobil.
“Seiring juga dengan visi kami, kami luncurkan Head Unit Aftermarket yang terdapat Carbon Dioxide Sensor yang dapat mengindikasi kadar CO2, dan Air Purifier yang dapat mematikan virus di dalam mobil demi kesehatan. Ini merupakan Headunit satu-satunya yang mengintegrasikan hal-hal penting seperti ini. Tipe yang akan kami luncurkan adalah ASUKA ACK-509/510 MAX,” jelas Albert Lim.
Menurut Albert, ACK-509 MAX dengan ukuran layar 9,4 inch dan ACK-510 MAX yang mempunyai ukuran layar 10,4 inch. ACK-509/510Max menjadi satu-satunya head unit yang mengintegrasikan alat CO2 Sensor yaitu CO2-100 untuk mendeteksi udara CO2 di dalam kabin mobil.
“Air Purifier AP-100 sebagai sarana untuk memperbaiki kondisi udara di dalam kabin, dan lebih lagi headunit Android terbaik ini sekaligus memiliki layar QLED beresolusi 2K,” tandasnya.

Apa sih Keunggulannya?
Sensor CO2 adalah sebuah sensor untuk mendeteksi seberapa banyak konsentrasi CO2 di dalam kabin. Pada layar head unit, Anda bisa memilih aplikasi Asuka Health Care Assistant. Pada menu tersebut, apabila terdapat indeks bar berwarna merah, artinya kabin mobil sudah dipenuhi kandungan CO2.
Hal seperti ini bisa diantisipasi jika Anda menggunakan head unit ACK 509/510MAX. Anda bisa membuka sedikit jendela, agar sirkulasi penggantian oksigen di dalam kabin bisa lebih maksimal. Jika indeks bar menunjukkan warna kuning hingga hijau, artinya kandungan CO2 sudah lebih banyak berkurang.
“Pengaplikasian CO2 Sensor dalam kendaraan sangat penting karena Karbon Dioksida tidak berwarna atau berbau. Seperti kita tahu, Kadar CO2 dalam kabin yang berlebihan, menyebabkan Oksigen yang masuk ke tubuh berkurang, sehingga datang rasa kantuk. Kantuk saat berkendara sangat berbahaya karena dapat menyebabkan microsleep driving atau Sleep-Deprived Driving. Seandainya Indikator CO2 menyala, maka pengemudi dapat dengan segera mencari tempat istirahat terdekat,” jelas Albert Lim.
Sensor ini dibuat oleh Infineon Technologies dari Jerman, yang dimana Infineon adalah manufaktur semikonduktor dan chip terbesar di Eropa. Sehingga sensor ini sangat akurat, sensitif, dan reliable, karena berstandar Industrial Grade.

AP-100 Diklaim ampuh membunuh virus
Tingkat polusi PM2.5 di Jakarta sangat tinggi, seringkali berada di level 100AQI (Air Quality Index) ke atas, yang di mana standar kualitas udara baik yang disarankan WHO adalah di bawah 40-50 AQI. PM2.5 itu adalah partikel kecil dan halus, yang ukurannya lebih kecil dari 2.5microns.
Partikel kotoran berukuran sangat kecil ini, seringkali terhirup manusia dan masuk ke dalam paru-paru, dapat menyebabkan penyakit-penyakit akut maupun kronis berhubungan dengan pernapasan, paru-paru, asma, dan lain sebagainya.
Air Purifier pada umumnya biasanya tidak ada display kualitas udara, tetapi pada AP-100 disambungkan dengan Headunit Asuka ACK-Serie. AP-100 bekerja mendeteksi partikel 2.5 mikrogram di udara. Pada saat sensor mendeteksi 2.5 mikrogram sudah berlebihan di udara, maka purifier yang sudah satu paket dengan Head Unit Android ini akan bekerja. Metode pembersihan partikel PM 2.5 ini adalah Ionizer melalui media Carbon Electrode.
“Bukan hanya menampilkan kualitas PM2.5 di layar, tetapi dengan Headunit dari Asuka juga dapat melakukan control apabila ingin menyalakan atau mematikan secara manual, dan juga diset untuk bisa nyala dan mati otomatis mengikuti kualitas udara PM2.5 dalam kabin mobil,” kata dia.
Albert Lim juga mengatakan, keunggulan dari penggunaan Air Purifier ini adalah untuk kesehatan pengguna kendaraan di dalam kabin, dapat menjaga kualitas udara tetap bersih dalam mobil.
“Dengan AP-100 anda tidak perlu melakukan special maintenance, karena tidak perlu ganti/beli HEPA filter, jadi cukup hanya pembelian 1 kali unit AP-100 saja,” pungkasnya.