Tak Lagi Eksklusif untuk Senior, Mercedes-Benz Sasar Enthusiast para Gen-Z
iamautomodified.com, SURABAYA — Gelaran Road2IAM yang diselenggarakan di Hartono Raya Motor Surabaya, Minggu (3/5) tak hanya menjadi ajang unjuk gigi mobil modifikasi, tetapi juga dimanfaatkan pelaku industri otomotif untuk memperkuat positioning brand di tengah perubahan tren lifestyle.
Salah satunya datang dari Hartono Raya Motor yang melihat event ini sebagai peluang strategis untuk memperluas pasar, khususnya ke kalangan Gen-Z.
Business Development PT. Hartono Raya Motor, Albert, menyambut positif kehadiran IAM sebagai ruang kolaborasi antar pelaku industri dan komunitas. Ia menilai, event seperti ini bukan sekadar pameran, tetapi juga sarana memperkuat ekosistem otomotif berbasis komunitas.
“Pertama-tama tentu kita berterima kasih. Kami cukup happy dengan adanya event seperti ini. Ke depan, peluang kolaborasi bisa lebih luas, termasuk co-branding. Ini juga membuat industri otomotif jadi lebih hidup, apalagi bagi para enthusiast,” ujar Albert di sela acara, Minggu (3/5).
Menurutnya, IAM menjadi jembatan penting untuk meningkatkan awareness bahwa otomotif kini bukan hanya soal kendaraan, melainkan bagian dari gaya hidup. Tren ini terlihat dari semakin banyaknya anak muda yang terlibat dalam dunia modifikasi dan automotive culture
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengubah persepsi terhadap brand premium seperti Mercedes-Benz. Albert menegaskan, pihaknya ingin menampilkan citra yang lebih relevan dengan generasi muda.
“Kami ingin membangun branding bahwa Mercedes-Benz tidak hanya untuk orang tua. Anak muda juga cocok. Ini bagian dari lifestyle,” katanya.

Ia juga menekankan nilai investasi yang menjadi salah satu kekuatan utama Mercedes-Benz. Dengan mengusung tagline “Invest in Your Car”, Hartono Raya Motor ingin mengedukasi pasar bahwa kendaraan premium dapat menjadi aset jangka panjang.
“Mercedes-Benz dikenal punya nilai investasi. Beberapa tipe justru harganya naik seiring waktu, apalagi kalau dirawat dan dikoleksi dengan baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Hartono Raya Motor saat ini tengah memperkuat lini aftersales melalui pengembangan HR Auto Studio, sebuah unit bisnis baru yang fokus pada automotive care dan lifestyle. Salah satu proyek unggulannya adalah restorasi penuh Mercedes-Benz Boxer W124.
“Untuk modifikasi memang belum, tapi kami punya restoration project. Saat ini kami sedang full restore Mercy Boxer 124, mulai dari turun mesin, repaint, sampai rebuild engine secara total,” jelas Albert.
Fasilitas yang dimiliki juga terbilang mumpuni, dengan area seluas sekitar satu hektare dan kapasitas showroom hingga 20 unit mobil. Namun demikian, ia mengakui bahwa penjualan di segmen premium masih cenderung stagnan seiring kondisi ekonomi saat ini.
“Untuk penjualan mungkin masih stagnan. Tapi kami optimistis di sektor aftersales seperti bengkel, body repair, dan perawatan. Sekarang orang lebih aware untuk menjaga kondisi mobilnya,” ungkapnya.
Melalui partisipasi di event Road2IAM di Surabaya, Hartono Raya Motor berharap dapat terus membangun koneksi dengan komunitas sekaligus memperkuat posisi Mercedes-Benz sebagai bagian dari gaya hidup modern, bukan sekadar simbol status.