Modifikasi Simple Minimalis Mazda CX-3, Milik Sang Bandar Ikan MLJ Cianjur

iamautomodified.com, CIANJUR – Crossover buatan Jepang, Mazda CX-3 ini menjadi salah satu mobil andalan Rahman Budianto yang rencananya bakal ditampilkan di sebuah ajang modifikasi nasional Indonesia Automodified (IAM) di Kampoeng Brasco, Cipanas, Jawa Barat pada tanggal 10-11 July 2021 mendatang.
Tujuannya bukan untuk pamer maupun berambisi untuk meraup sebuah trophi, pria pengusaha keramba dan pakan ikan di sekitar Waduk Cirata, Cianjur ini hanya sekadar ingin bersilaturahmi dan menjalin pertemanan serta menjaring ilmu tentang modifikasi kepada para modifikator di Jawa Barat khususnya.
Balutan modifikasi simple yang tertuang pada Mazda CX-3 buatan tahun 2019 ini mengusung konsep Elegant Look dengan ubahan minimalis namun tetap mengandalkan kenyamanan si empunya.

Dari sektor bodi, Budi (sapaan akrab sang owner) hanya menambahkan perangkat bodi kit ABS Sinderkit mulai dari bemper depan, side skirt dan bagian buritan. Sementara untuk aksesori lainnya di bagian luar, ia tetap mengandalkan fitur bawaan Mazda CX-3 seperti lampu-lampu, grill serta spion lipat elektronik.
Berbekal mesin berkapasitas 2.000 cc, 4 silinder, DOHC. Mesin ini mampu mengeluarkan tenaga hingga 110 hp dengan torsi maksimal di angka 195 Nm. Tenaga yang dihasilkan ini disalurkan melalui transmisi otomatis 6 percepatan, masih cukup nyaman untuk digunakan sebagai harian.
“Untuk interior juga kita belum banyak perubahan, karena bawaan dari pabrik juga udah ok serta sudah ada sunroofnya. Jok bawaannya sudah menggunakan bahan kulit, ada cruise control, head unit bluetooth hingga paddle shift yang ada di balik kemudi. Saya hanya memasang 2 fuel tank + kompressor merek Viar di bagasi belakang,” jelas Budi, pemilik CV Mutiara Laut Jaya (MLJ).

Pada sektor audio, Head unit bawaan yang tersemat pada Mazda CX-3 ini berukuran 7 inci yang dapat diatur melalui sentuhan tangan. Kelebihan di bagian interior yang dimiliki oleh Mazda CX-3 ini juga sudah terdapat AC otomatis, commander control hingga speaker sebanyak 6 unit.
Perubahan paling mencolok, justru terdapat pada sektor kaki-kaki. Budi merubah pelek bawaan dan menggantinya dengan pelek Kraze berukuran 19 inchi untuk depan lebar 8″ belakang lebar 8.5, dibalut dengan ban Accelera berukuran 215/35 belakang 225/35 yang membuatnya tampak keren dan tangguh.
“Selain itu, saya juga pasang air suspensi dari Fuel Air sebanyak 4 titik kemudian ada tambahan knalpot dari 5zigen orsinil. Meski terlihat simple, namun biaya yang terkuras untuk modifikasi Mazda CX3 ini sudah mencapai Rp. 80 jutaan,” kata pria yang juga tergabung dalam Klub Mazda CX3 Indonesia ini.

Budi berharap dengan diadakannya kontes modifikasi di wilayah Puncak ini dapat kembali menggairahkan para pecinta otomotif dan modifikasi yang sempat ‘mati suri’ akibat pandemi ini.
“Mudah-mudahan dengan digelarnya event HIN akan kembali meramaikan dunia otomotif dan modifikasi terutama di wilayah Cianjur ini.” Tuntasnya.