MST-Garage Tebar Pesona di IAM Surabaya 2026, Tiga Mercy Retro Buktikan Mobil Klasik Masih Bisa “Ngebut dan Naik Kelas”
iamautomodified.com, SURABAYA — Di tengah dominasi mobil-mobil JDM dan tren modifikasi modern yang membanjiri ajang International Automodified (IAM) Surabaya 2026 di Tunjungan Convention Center, kehadiran tiga unit Mercedes-Benz retro garapan MST-Garage sukses mencuri perhatian pengunjung.
Bukan sekadar tampil sebagai mobil kontes, tiga “sesepuh” asal Jerman itu hadir membawa pesan yang lebih besar: mobil klasik tak hanya layak dipamerkan, tetapi juga masih relevan untuk dimodifikasi dan digunakan harian.

Salah satu unit yang menjadi sorotan adalah sedan empat pintu Mercedes-Benz yang telah mengalami transformasi besar-besaran. Mobil ini kini mengusung swap engine W220 M112 berkapasitas 3.200cc, lebih besar dari versi sebelumnya yang menggunakan basis 280E.
Tak berhenti di sektor mesin, MST-Garage juga membenamkan gardan Eagle dengan gardan belakang W126 untuk menghasilkan rasio RPM dan kecepatan yang lebih optimal.

Sektor kaki-kaki pun tak luput dari sentuhan modern melalui penggunaan full air suspension, sementara sektor velg mengandalkan forged custom yang dipesannya langsung dari pabrikan.
Masuk ke kabin, nuansa klasik tetap dipertahankan namun dengan sentuhan restorasi premium. Karpet, redrim, hingga door trim diremajakan menggunakan kombinasi part aftermarket dan original Mercedes-Benz.

Sementara itu, satu unit lain yang tak kalah memikat adalah Mercedes-Benz SL129 berstatus SL500 dengan mesin 5.000cc. Roadster ikonik ini tampil agresif berkat bodykit full AMG lengkap dengan part number resmi, dipadukan dengan velg Work Seeker ring 19 dan setup air suspension.
Interiornya pun mendapat perhatian khusus lewat redrim jok berbahan leather, dengan warna yang diupayakan mendekati spesifikasi orisinal pabrikan. Bahkan sektor pengereman juga telah disiapkan menggunakan perangkat AMG, meski pemasangannya tertunda karena kendala waktu pengiriman.

Bagi MST-Garage, membawa tiga Mercedes-Benz klasik ke IAM Surabaya bukan hanya soal unjuk estetika. Ada misi yang ingin ditegaskan: mengubah stigma bahwa modifikasi keren hanya milik mobil-mobil baru.
“Sekarang tren memang banyak lari ke JDM dan mobil-mobil modern. Tapi kami ingin menunjukkan bahwa mobil klasik, mobil lama, juga masih sangat oke untuk dimodifikasi dan dipakai,” ungkap sang builder, Minggu (21/6).

Menariknya, mobil-mobil yang dipajang ini bukan sekadar pajangan mati. Salah satu unit kontes yakni Mercy Tiger 4 pintu dibawa langsung menempuh perjalanan darat dari Cilegon-Banten menuju Surabaya, membelah pulau Jawa.
Perjalanan itu menjadi pembuktian bahwa restorasi dan modifikasi yang dilakukan MST-Garage tak hanya mengejar tampilan, tetapi juga performa dan reliabilitas.

“Ini mobil kontes, tapi tetap bisa buat daily use. Kita jalanin langsung ke Surabaya. Jadi bukan towing,” seru dia.
Keberanian membawa mobil tua dengan performa modern itulah yang justru memancing rasa penasaran banyak orang di perjalanan. Tak sedikit yang terkejut melihat sedan klasik melaju kencang tanpa kendala, meninggalkan anggapan bahwa usia kendaraan identik dengan keterbatasan.

Selama dua hari gelaran IAM Surabaya 2026, booth MST-Garage pun ramai didatangi pengunjung. Selain menuai pujian, sejumlah pecinta otomotif juga mulai melirik peluang restorasi untuk mobil klasik mereka.
Lewat tiga Mercedes-Benz ini, MST-Garage seperti ingin mengingatkan satu hal penting: usia boleh tua, tetapi karakter, performa, dan gaya bisa terus hidup bahkan melampaui zamannya.