Daihatsu Copen JDM OEM, Ikon Roadster Mini yang Tetap Otentik di Tengah Hiruk Pikuk IIMS 2026
iamautomodified.com, JAKARTA – Kehadiran mobil-mobil modifikasi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dalam program IAM Drivers Meeting kembali menjadi magnet bagi pengunjung, termasuk unit Daihatsu Copen 2015 milik Ivan Hamzah yang mencuri perhatian dengan konsep full OEM JDM yang jarang dijumpai di Indonesia.
Copen ini bukan mobil biasa. Menurut Ivan, unit tersebut sempat tampil sebagai mobil display Daihatsu di ajang Indonesia Motor Show (IMS) 2014, sebelum akhirnya di-handover pada akhir 2015.

“Mobil ini dari awal memang sudah full OEM JDM. Interiornya semua bawaan Daihatsu Jepang, ada aksen karbon, tulisan Copen di berbagai detail, mulai dari shift knob sampai karpet. Jadi memang pure standaran Jepang,” ujar Ivan di sela-sela aktivitas IAM Drivers Meeting di IIMS 2026, Minggu (9/2).
Aura JDM terasa kuat dari detail interior dan roof carbon yang menjadi ciri khas unit display. Bahkan, banyak komponen yang terpasang merupakan OEM eksklusif Copen Jepang, bukan aftermarket umum.

Untuk sektor kaki-kaki, Ivan memilih pendekatan konservatif. Ia sempat mencoba pelek ring 17, namun kini kembali ke setelan standar demi kenyamanan berkendara harian.
“Dulu sempat pakai ring 17, tapi sekarang pengin main santai aja. Balik ke OEM, lebih nikmat dipakai,” tambahnya.

Ivan juga menyebut, saat pertama kali hadir, Daihatsu Copen berada di kisaran harga Rp500 jutaan, dengan nilai tambah material karbon yang kala itu tergolong mahal dan eksklusif.
Hingga kini, mobil tersebut dipertahankan dalam kondisi otentik sebagai bagian dari sejarah personal dan otomotifnya.

Selain memamerkan mobil, Ivan aktif berbaur dengan komunitas otomotif di IIMS 2026 melalui platform Lots Auto Car, yang kini fokus pada konten review mobil dan kehadiran di berbagai event komunitas.
“IIMS tahun ini rame banget dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu saya nggak sempat ikut, sekarang kebetulan ada waktu, jadi ikut ngeramein meeting komunitas,” ujarnya.