GR Yaris “Mad Taxi”, Ketika Kenangan Masa Kecil Menjelma Mahakarya Ekstrem di IAM x IIMS 2026
iamautomodified.com, JAKARTA – Jika sebuah mobil bisa menyimpan memori, maka GR Yaris “Mad Taxi” garapan Mad24s.Garage adalah arsip berjalan tentang warna kuning, kecepatan, dan masa kecil yang tak pernah benar-benar pergi.
Selama 11 hari, 5–15 Februari 2026, mobil ini akan berdiri percaya diri di panggung International Automodified (IAM) dalam rangkaian IIMS 2026, membawa cerita yang lebih dari sekadar modifikasi.
Balutan Teckwrap Hornet Yellow dengan custom Taxi Livery bukan pilihan iseng. Sang owner menegaskan bahwa konsep ini lahir dari memori personal.

“Suka warna kuning. Maunya simpel, get from point A to point B cepat. Taxi kuning itu ikonik,” ujarnya. Kenangan itu melompat jauh ke masa kecil.
“Inget zaman dulu masih ada ‘President Taxi’, waktu masih kecil sempat dapet supir yang nyetirnya agak ugal-ugalan… tapi fun,” kenangnya.

Dari situlah karakter GR Yaris ini terbentuk—liar, cepat, dan tanpa basa-basi. Meski konsep taksi sudah sering diangkat, sang owner melihat celah yang belum banyak disentuh.
“Konsep taxi sudah ada beberapa, tapi versi extreme modif kayak gini belum pernah saya lihat,” ucapnya. Inspirasi sinematik pun ikut menyetir arah build ini. “Kebayang film Prancis ‘TAXI’. Cepat, brutal, tapi tetap ikonik,” lanjutnya.

Tubuh GR Yaris ini kemudian “dipaksa” naik level lewat Pandem Rocket Bunny full extra-wide bodykit, yang disebut owner sebagai paket paling pas untuk karakter Yaris.
“Bodykit PANDEM itu best looking kit buat GR Yaris. Sekarang GR Yaris sudah nggak limited, jadi saya berani potong body demi modifikasi.”
Sikap ekstrem itu tercermin dari posturnya: Rays 18×11,5J ET-35 dibalut Nankang NS2R 315/30R18, ditopang AirBFT 4-points air suspension dengan instalasi bagasi tersembunyi.

Di depan, delapan Bi-LED projector driving light menatap tajam, sementara custom vented aluminium–carbon fiber hood, diffuser karbon Garage Vary Japan, serta custom carbon splitter depan dan samping mempertegas aura balap jalanan.
Mesin pun belum berhenti bermimpi. Saat ini GR Yaris “Mad Taxi” sudah dipersenjatai HKS Power Editor, Turbosmart BOV, 100 CPI CAT Converter, custom downpipe dan centre pipe by CPNK, HKS Super Turbo Muffler, serta PWR intercooler. Namun ini baru permulaan.

“Untuk mesinnya nanti rencana mau di-up sampai minimal 350 whp, di luar spek yang ada sekarang,” ungkap sang owner, memberi sinyal bahwa proyek ini masih jauh dari kata selesai.
Ditutup HKS Super Turbo Muffler dan PWR intercooler, GR Yaris ini sudah siap untuk tahap berikutnya bahkan masih menyimpan rencana liar: Garrett G25-550 atau BorgWarner EFR 6758, menunggu keputusan akhir sang empunya.

Masuk ke kabin, atmosfer berubah menjadi ruang kendali serius. RECARO Carbon Back CS Sportster, Greddy carbon steering, TGR mirror dan gear shift raiser, serta RZ high performance dashboard dan HUD menyatukan fokus dan fungsi. Detail Japan-spec indicator dan wiper swap kiri-kanan menjadi bukti obsesi pada keaslian.
Di sisi hiburan, karakter brutal itu ditenangkan oleh sistem audio matang: Pioneer 10 inci DMH-ZF9350BT, Hertz DSP H8, Morel Sensus 2-way, Alpine amplifier, dan Kicker 8 inci subwoofer invisible install, dibungkus full sound deadening. Semua terekam aman lewat Hiro DVR depan-belakang.

Di IAM x IIMS 2026, GR Yaris “Mad Taxi” bukan sekadar mobil pameran. Ia adalah memoar bergerak tentang warna kuning, tentang kecepatan, tentang keberanian memotong bodi demi visi.
Ia adalah pernyataan tentang keberanian, tentang detail, tentang bagaimana sebuah mobil harian bisa berevolusi menjadi karya seni otomotif.
Dan selama 11 hari ke depan, ia akan diam di bawah sorot lampu, seolah berbisik pelan: “Aku memang taksi. Tapi aku tak pernah biasa.”