SR Garage, Bengkel Pinggir Jalan yang Lahirkan Engine Tercepat Indonesia
iamautomodified.com, SURABAYA — Nama SR Garage kian mencuri perhatian di skena modifikasi dan balap Jawa Timur. Berawal dari usaha towing, bengkel milik Septian Ardiansyah ini menjelma menjadi salah satu workshop yang diperhitungkan, khususnya dalam penggarapan sektor mesin (engine) mobil balap, terutama Honda.
Septian mengungkapkan, SR (Sumber Rezeki) Garage sejatinya tidak memiliki makna singkatan khusus. Nama tersebut lahir secara sederhana dari bisnis awalnya, SR Towing, yang kemudian berkembang menjadi bengkel.
“SR Garage itu sebenarnya nggak ada singkatannya. Awalnya dari usaha towing, daripada bingung cari nama, ya sudah kita pakai SR Garage untuk bengkelnya,” ujar Septian, saat ditemui IAM di SR Garage, Rabu (6/5/2026).

Meski lahir tanpa konsep besar, perjalanan SR Garage justru terbentuk dari kepercayaan. Keterlibatan dalam proyek mobil tim Eki Toyama menjadi titik balik yang mendorong bengkel ini berkembang lebih serius.
“Awalnya karena dipercaya pegang mobil tim Eki Toyama. Dari situ kita sekalian buka bengkel, dan alhamdulillah berkembang sampai sekarang,” lanjutnya.

Spesialis Engine, Tapi All-In One
SR Garage dikenal kuat di sektor engine building, terutama untuk kebutuhan balap. Namun, Septian menegaskan bahwa bengkelnya tidak hanya fokus pada mesin.
“Kita nggak cuma engine. Mulai dari wiring, tuning engine management, sampai kaki-kaki dan body custom juga kita kerjakan. Tapi memang mayoritas yang masuk itu Honda, sekitar 70 persen,” jelasnya.

Kemampuan menangani proyek dari hulu ke hilir menjadi salah satu daya saing utama SR Garage. Mulai dari perakitan, tuning, hingga mobil siap turun ke lintasan balap, semua dikerjakan in-house tanpa lempar ke vendor lain.
“Kita bisa cover semuanya, dari awal sampai mobil siap race, bahkan sampai pengiriman juga. Jadi lebih cepat dan bisa lebih efisien dari sisi biaya,” tambah Septian.

Koleksi Rekor, Bukti Bukan Sekadar Hobi
Berangkat dari passion di dunia balap, SR Garage tak sekadar membangun mobil, tetapi juga mencetak prestasi. Dalam waktu kurang dari empat tahun, bengkel ini sudah mengukir sejumlah rekor nasional.
“Alhamdulillah kita pernah bikin engine D-series 2000cc tercepat di Indonesia, dan beberapa rekor lain juga,” ungkap Septian. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa SR Garage bukan sekadar bengkel modifikasi biasa, melainkan pemain serius di ranah performa tinggi.

Bengkel Pinggir Jalan, Tapi Bertaji
Meski namanya mulai dikenal luas, SR Garage masih beroperasi di lokasi yang terbilang sederhana. Kapasitas workshop hanya mampu menampung sekitar lima hingga enam mobil dalam satu waktu.
“Kita memang di pinggir jalan dan tempatnya kecil. Kalau yang dikerjakan kita masukin ke dalam, sisanya di luar. Untuk sekarang belum ada rencana buka cabang,” katanya.
Ke depan, Septian mengaku ingin mengembangkan workshop yang lebih besar, meski terkendala tingginya investasi properti.

Fokus Balap, Tinggalkan Tren Instan
Di tengah tren modifikasi yang kian beragam, SR Garage tetap konsisten bermain di jalur performa, khususnya mobil berbasis bensin (petrol). Septian bahkan menyoroti dominasi diesel di beberapa event yang menurutnya mengurangi atmosfer balap.
“Kalau petrol itu beda, RPM bisa tinggi, suaranya juga lebih ‘hidup’. Kalau diesel kan terbatas, jadi feel balapnya kurang terasa,” ujarnya.

2026: Spek Lebih Buas, Rekor Baru Dibidik
Memasuki tahun 2026, SR Garage bersiap naik level. Septian menyebut pihaknya akan mulai menggunakan komponen dari brand internasional, khususnya dari Amerika Serikat, untuk meningkatkan performa mesin.
“Tahun ini kita mau upgrade ke spek yang lebih ekstrem, pakai brand-brand luar, dan targetnya mempertajam rekor-rekor yang sudah ada,” tegasnya.
Dengan fondasi kuat di dunia engine building dan rekam jejak prestasi, SR Garage tampaknya siap terus menekan pedal gas lebih dalam membuktikan bahwa bengkel kecil di pinggir jalan pun bisa melahirkan monster lintasan.