Panda Auto Market Gaspol Branding di IAM Surabaya 2026, Bidik Pecinta Modifikasi hingga Supercar
iamautomodified.com, SURABAYA — Workshop detailing asal Surabaya, Panda Auto Market (PAM), bersiap tampil lebih agresif sepanjang 2026 dengan memperkuat branding di berbagai event otomotif nasional. Salah satu agenda terdekat mereka adalah meramaikan ajang International Auto Modified (IAM) Surabaya yang digelar di Tunjungan Plaza pada Juni 2026 mendatang.
Owner Panda Auto Market, Panda, mengatakan keikutsertaan mereka di event otomotif bukan semata mengejar penjualan, melainkan memperluas awareness terhadap workshop dan produk detailing yang mereka bawa.

“2026 ini kita mau gaspol ikut event-event. Kita lebih ke branding untuk Panda Auto Market dan brand Microtech (MTX)supaya lebih dikenal banyak orang,” tukas Panda, saat ditemui di workshop PAM di Ruko G-Walk GSH W2-35, Citraland Syrabaya, Jumat (7/5).
Panda Auto Market sendiri berdiri sejak 2013 dan lahir dari hobi sang owner yang gemar membersihkan mobil. Sebelum fokus ke detailing, Panda diketahui lebih dulu berkecimpung di dunia audio mobil.
“Awalnya memang dari hobi bersih-bersih mobil. Dari situ akhirnya Panda Auto Detailing terbentuk dan jalan sampai sekarang,” katanya.

Tak hanya bergerak di jasa detailing, Panda Auto Market juga menjadi distributor resmi tunggal produk detailing Microtech asal Filipina di Indonesia. Brand tersebut disebut sudah memiliki jaringan di sekitar 43 kota di Tanah Air.
Menurut Panda, Microtech cukup dikenal lewat produk spray-able seperti wax, pembersih tanpa air, hingga semir ban yang diklaim tidak lengket dan tidak mudah menyerap debu.
“Produk customer kita itu affordable, kualitas bagus. Range harganya sekitar Rp100 ribu sampai Rp200 ribu,” jelasnya. Selain itu, Microtech juga memiliki berbagai produk detailing mulai dari pembersih interior, coating kaca, headlamp hingga produk khusus untuk membantu melumasi kaca mobil dan meremajakan karet wiper.

Di sektor jasa detailing, Panda Auto Market tetap mempertahankan standar pengerjaan berbasis kualitas. Untuk pengerjaan coating misalnya, mobil pelanggan minimal harus menginap selama dua hingga tiga hari. “Kita bukan mengejar quantity tapi quality” tegas Panda.
Workshop yang kini diperkuat empat mekanik khusus detailing itu juga kerap menangani mobil-mobil premium hingga supercar. Meski begitu, Panda mengaku tidak membedakan perlakuan berdasarkan jenis kendaraan.
“Mau mobil biasa atau supercar tetap kita kerjakan sesuai SOP dan budget customer,” katanya.
Menariknya, Panda mengaku dirinya tetap turun langsung melakukan quality control sebelum kendaraan diserahkan ke pelanggan. “Kalau saya belum ACC, berarti mobil belum siap keluar,” pungkasnya.