Pajero ini Disiapkan Jadi Monster LBWK, Christian Bidik Panggung IAM Surabaya 2026
iamautomodified.com, SURABAYA – Tren modifikasi ekstrem mulai merambah SUV ladder frame yang selama ini identik dengan tampilan “aman”. Salah satunya datang dari garasi Blackghozt.
Christian, sang owner, tengah menyiapkan Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2015 miliknya menjadi proyek modifikasi bergaya Liberty Walk (LBWK) dengan sentuhan karbon dominan dan konsep “super ekstrem” untuk tampil di ajang International Auto Modified (IAM) Surabaya 2026 pada 20-21 Mei mendatang.
“Di Indonesia Pajero biasanya mainnya cuma ganti bumper, jarang yang berani ekstrem. Saya mau bikin beda, benar-benar ekstrem,” ujar Christian.

Proyek ini masih dalam tahap pengerjaan dan belum sepenuhnya rampung. Namun, Christian memastikan mobilnya akan tetap dibawa ke IAM Surabaya sebagai bagian dari proses pembuktian sekaligus memperkenalkan konsep yang tengah ia bangun.
Berbeda dari tren umum, pemilihan Pajero bukan tanpa alasan. Christian mengaku ada faktor emosional yang kuat karena mobil tersebut pernah digunakan oleh sang ayah sejak dirinya kecil. “Dulu papa pakai Pajero, jadi saya punya kedekatan sendiri. Dari kecil sudah suka modelnya,” katanya.

Konsep yang diusung mengarah ke Liberty Walk Custom, dengan karakter body kit agresif dan tampilan mencolok. Pada sektor eksterior, Pajero ini akan mendapat ubahan besar seperti bumper depan-belakang bergaya LBWK dengan desain lebih panjang, diffuser karbon, side skirt, hingga spoiler dan atap berbahan karbon.
“Eksterior full karbon rencananya. Bumper dibuat lebih ‘gondrong’, ada diffuser, semua mengarah ke LBWK,” jelasnya.

Interior pun disiapkan dengan nuansa sporty. Sejumlah komponen telah diganti, mulai dari jok racing seat, setir, hingga head unit, serta aksen karbon di berbagai bagian kabin. ‘Interior lebih ke sporty, sudah mulai dibangun,” tambahnya.
Untuk pengerjaan, Christian menggandeng bengkel spesialis, dengan fokus eksterior di Carbonara. Biaya yang digelontorkan pun tidak sedikit. Untuk body kit LBWK custom saja mencapai sekitar Rp75 juta, sementara total modifikasi diperkirakan menyentuh Rp890 juta dan masih bisa bertambah hingga Rp500 juta untuk mencapai hasil akhir.

Selain Pajero Sport, Christian juga tengah menyiapkan proyek lain seperti Isuzu Panther turbo dan rencana Subaru STI untuk kompetisi mendatang.
Kecintaannya terhadap Pajero tak lepas dari latar belakang keluarga. Sang ayah merupakan salah satu founder komunitas Indo Pajero Community (IPC) Surabaya dan pernah menorehkan prestasi di ajang modifikasi pada 2013 silam.
Kini, Christian yang tergabung dalam OPS Crew (Old Pajero Sport) Surabaya itu mengaku tidak memasang target tinggi di IAM Surabaya 2026. Ia lebih fokus memperkenalkan karyanya ke publik.
“Saya masih pemula. Tujuan saya bukan menang, tapi cari nama dan eksistensi,” pungkasnya.