Modifikasi EV Makin Dilirik, Blink Car Studio Sudah Lebih Dulu Adaptasi
iamautomodified.com, SURABAYA — Berawal dari usaha cuci dan poles mobil sederhana, Blink Car Studio menjelma menjadi salah satu bengkel modifikasi yang diperhitungkan di Surabaya. Di tangan Marcello GO, bengkel ini tak hanya menawarkan layanan lengkap, tetapi juga mengusung filosofi modifikasi yang “proper”, cepat, dan tetap berkarakter di tengah tren otomotif yang terus berubah.
Dari Cucian Mobil ke Restorasi Kelas Atas
Perjalanan Blink Car Studio dimulai dari hal yang sederhana. Marcello GO menyebut, bengkel yang ia rintis sejak akhir 2018 itu awalnya hanya berfokus pada jasa cuci dan poles mobil.
“Awalnya basic kita cucian mobil sama poles,” ujarnya, saat dimonfirmasi IAM, Rabu (6/5/2026). Namun seiring waktu, Blink mulai merambah ke dunia restorasi mobil klasik. Berbagai mobil ikonik seperti Nissan GT-R lawas, Rolls-Royce Silver Seraph, Bentley Arnage hingga Birkin pernah menjadi bagian dari garapan mereka.

Bekal Restorasi, Fondasi Modifikasi
Pengalaman di dunia restorasi menjadi bekal penting bagi Blink dalam mengembangkan lini modifikasi. Menurut Marcello, justru dari situ tingkat kesulitan modifikasi terasa lebih ringan.
“Kalau restorasi kan part banyak yang nggak ada, kita harus kreatif. Kalau modifikasi, parts aftermarket sudah tersedia, tinggal kita pasang,” jelasnya.
Pendekatan ini membuat Blink mampu mengerjakan berbagai jenis modifikasi dengan lebih efisien, tanpa kehilangan sentuhan detail.

Dari Pasar Diesel hingga Tren Mobil Listrik
Seiring meningkatnya minat anak muda, Blink pun mengikuti perkembangan tren. Mobil-mobil diesel seperti Innova, Fortuner, hingga Pajero sempat mendominasi garapan mereka.
Namun kini, Marcello melihat adanya pergeseran. “Sekarang diesel mulai turun, orang beralih ke hybrid dan EV,” katanya. Blink pun mulai aktif menggarap kendaraan listrik, bahkan mencatat prestasi di ajang modifikasi nasional.
Filosofi “Blink”: Cepat Selesai, Tetap Proper
Nama “Blink” bukan sekadar identitas, tetapi juga filosofi kerja. Marcello ingin setiap mobil yang dikerjakan tampil mencolok sekaligus selesai dalam waktu singkat. “Harapannya habis kedip, mobilnya sudah jadi,” ujarnya.
Sebagian besar proyek diselesaikan dalam hitungan hari hingga minggu. Proyek lebih dari sebulan biasanya masuk kategori modifikasi ekstrem.

Bukan Sekadar Pasang, Tapi Menyusun Konsep
Meski mengedepankan kecepatan, Blink tetap menjaga kualitas konsep. Setiap proyek tidak dikerjakan secara asal pasang. “Customer boleh punya ide, tapi kita kasih arahan supaya mobilnya nggak acak-adut,” kata Marcello.
Bahkan, Blink tidak segan memberi rekomendasi meski tidak berkaitan langsung dengan produk yang mereka jual, demi menjaga keselarasan tampilan mobil.
One Stop Service dengan Sentuhan Teknologi
Dengan dua cabang di Surabaya, Blink menghadirkan layanan lengkap dalam satu tempat. Cabang Biliton fokus pada bodywork, coating, dan detailing, sementara Ngagel menangani sektor teknis seperti kaca film, suspensi, hingga remap.
“Customer nggak perlu pindah-pindah bengkel, semua kita kerjakan di sini,” jelas Marcello. Tak hanya itu, Blink juga dilengkapi teknologi seperti pembuatan modul lampu custom, 3D printing, hingga laser cutting.

Produktivitas Tinggi, Kapasitas Besar
Didukung sekitar 25 tenaga kerja, Blink mampu menangani volume kendaraan yang tinggi. Bahkan, dalam satu hari mereka pernah mengerjakan hingga 31 mobil.
“Itu dari pagi sampai malam, tapi memang tidak semua pekerjaan berat,” ujarnya. Kapasitas workshop pun cukup besar, memungkinkan puluhan mobil ditangani secara bersamaan.

Harga Kompetitif dan Dukungan UMKM Lokal
Dari sisi harga, Blink tetap menjaga daya saing. Layanan seperti kaca film dan coating dibanderol mulai Rp2,5 juta, sementara remap mulai Rp2 juta.
Menariknya, Blink juga aktif menggandeng brand lokal. “Kita coba rangkul UMKM, kita jadikan auto-res dealer,” kata Marcello.
Menaklukkan Panggung Modifikasi Nasional
Eksistensi Blink tidak hanya di level lokal. Mereka juga telah menorehkan prestasi di berbagai ajang modifikasi, termasuk kategori unik seperti penggunaan velg berdiameter besar. Salah satu yang paling diingat Marcello adalah kategori “Gigantic Rims”.
Menuju Era Elektrifikasi yang Lebih Simpel
Marcello menilai kendaraan listrik justru membuka peluang modifikasi yang lebih sederhana.

“EV itu lebih simpel, nggak perlu urus mesin atau knalpot. Fokusnya di elektrik sama body,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa modifikasi kendaraan listrik tetap aman selama dikerjakan oleh teknisi yang tepat.
Menjaga Identitas di Tengah Perubahan Tren
Di tengah perubahan tren otomotif yang dinamis, Blink Car Studio tetap berpegang pada identitasnya: modifikasi yang rapi, terkonsep, dan tidak asal jadi.
Bagi Marcello, hasil akhir bukan sekadar tampilan, melainkan representasi dari ide yang matang. Dan dari situlah, Blink ingin terus dikenali sebagai bengkel yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat.